Press "Enter" to skip to content

Posts published in “CERITA MINI”

PEREMPUAN PEMBENCI PAGI

Ia selalu benci dengan pagi. Ia memang tak pernah suka mengangkat kedua buah kelopak matanya memandang cakrawala.   Ia sekarang mati. Ia ingat betul semalam ia merasa sangat hidup, seperti tiada lagi hidup. Dengan berat hati, ia mengangkat pikirannya dari pulau kapuk. Di luar hujan cukup deras. Ia langsung teringat…

CERITA SAYA

Hari sudah menunjukkan pukul 5 sore. Angin barat mulai berhembus pertanda senja sudah mulai berbenah menampakkan dirinya pada para perindu. Di kaki khatulistiwa, di batas samudera, seorang pria berdiri di sepanjang garis pantai. Udara masih saja lembap dan basah serta pasir-pasir masih saja hangat ketika kumasukkan jari-jari kakiku sembari memikirkan…

MENUNGGU GA!

Gerimis sore ini membuat udara di Kota Tanpa Nama menjadi dingin. Walaupun kota ini berada di wilayah khatulistiwa, namun dinginnya bisa membekukan seperti es.

SENJA PADA AYAH

Sekian lama ia tak bertemu senja. Akhirnya ia menemukannya di balik kelopak mata. Ia tak tahu kenapa ia selalu ingin bertemu senja. Mungkin saja senja pernah memintanya untuk menemuinya. Di tepi pantai yang sunyi, ia meneguk secangkir senja. Warnanya pekat. “kurang manis”, katanya. Kemudian ia menambah sedikit gerimis pada cangkir…

LELAKI & HITAMNYA

Lelaki itu masih terdiam di sudut ruangan gelap berukuran kecil yang disebut sebagai kos. Tumpukan kertas yang berisi coret-coretan telah lama tergeletak di atas lemari yang entah kapan pernah dibersihkan itu sehingga debu-debu berkoloni di atas tumpukan kertas yang warnanya tidak lagi putih. Terlalu lama tidak disentuh membuat huruf-huruf pada…

RINDU?

Aku tak pernah menyangka waktu telah mempersiapkan kejutan yang tak bisa kukira – kira. Pada setiap malam yang kulalui dalam dera. Pada setiap rindu yang berujung percuma. Waktu membawaku pada sebuah teduh yang tak dapat kuterka. Memang waktu telah mengerjaiku dalam masa yang begitu lama. Aku tahu, waktu memang selalu…