Press "Enter" to skip to content

TEPAT SETELAH PERPISAHAN

Tepat setelah perpisahan

kau menjadi satu-satunya yang
kurindukan.

Di tempat pertama kita bertegur sapa
wajahmu menjadi sebuah nestapa.

Menolak dimenangkan
menjadi sebuah kehampaan.

 

Lihatlah!

Setelah semua berlalu
aku masih saja menyeduh pilu.

Secangkir patah hati
menjadi minuman setiap hari.

Menunggu hujan reda
namun kau tak kunjung tiba.




Be First to Comment

    Leave a Reply