Press "Enter" to skip to content

MENJEMPUT SEJARAH YANG MULAI TERLUPA DI RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

Pagi terlihat begitu cerah saat kami memulai perjalanan menjemput kembali kepingan sejarah tentang salah seorang bapak bangsa kebanggaan kaum Minangkabau, Bung Hatta. Kami masih berada di Kota Bukittinggi, sebuah tempat dimana terpendamnya sejarah peradaban bangsa yang mulai terlupa. Setelah beberapa waktu yang lalu kami menyambangi sebuah tempat yang diperuntukkan sebagai bentuk penghormatan untuk Bapak Bangsa –Taman Monumen Bung Hatta, kali ini perjalanan membawa kami menuju ke sebuah tempat dimana semua berawal bagi kehidupan seorang pria bernama Mohammad Hatta.

Sebuah tempat kelahiran adalah tempat yang tepat untuk mengenang kembali jalan hidup seorang bapak proklamator Indonesia. Rumah sederhana berlantai dua yang tenggelam dalam keriuhan sorak-sorai para pedagang di Pasar Bawah Bukittinggi menjadi sebuah permata terciptanya sejarah bangsa. Rumah Kelahiran Bung Hatta, terletak megah di Jalan Soekarno-Hatta No, 37 Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.

Rumah ini didirikan sekitar tahun 1860-an dan menggunakan struktur kayu yang terdiri dari bangunan utama, pavilion, lumbung padi, dapur dan kandang kuda serta kolam ikan. Bangunan utama berfungsi untuk menerima tamu, ruang makan keluarga, serta kamar ibu, paman, dan kakek Bung Hatta sedangkan pavilion berfungsi sebagai kamar tidur Bung Hatta.

Disinilah cerita bermula bagi seorang pria yang nantinya akan menjadi salah seorang penggagas bangsa Indonesia menghabiskan masa kecilnya hingga mencapai umur 11 tahun sebelum berpindah ke Kota Padang demi mengenyam pendidikan menengah di Meer Uitgebred Lager Onderwijs (MULO).

Ruang tengah tempat menerima tamu

Rumah sederhana yang berdiri kokoh saat ini hanyalah sebuah refleksi dari keadaan rumah yang asli. Rumah Si Bung yang asli telah runtuh ditelan jaman pada tahun 1960-an. Kemudian atas gagasan Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta, maka rumah tersebut dibangun ulang. Dengan berbagai kajian untuk menghidupkan kembali keaslian yang telah ditelan jaman, akhirnya rumah ini rampung dan diresmikan pada tanggal 12 Agustus 1995, bertepatan dengan hari lahir Bung Hatta sekaligus dalam rangka merayakan 50 tahun Indonesia Merdeka.

Ibunda tercinta Sang Bapak Bangsa

Ada suasana yang berbeda saat kami menjelajahi satu per satu ruangan dari rumah yang penuh cerita ini. Seakan sebuah tangan lembut merangkul dan mengajak kami untuk menyusuri jejak-jejak sejarah kehidupan Bapak Bangsa yang penuh dengan keringat dan air mata untuk mewujudkan cita-cita mulia, Indonesia nan merdeka.

Suasana di dalam kamar Bung Hatta

Bendi yang digunakan oleh keluarga Hatta untuk berkendara
Kandang kuda


Have a nice day!
Stay tuned for more of our adventures in Bukittinggi.
Happy travel and leave no trash!


Support us to share this post with your social media.

And Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi, instagram @ibadahmimpi / @redhaandikaahdi & like us on Facebook.


Hai, karena kamu udah disini…

..Kami punya beberapa permintaan. Beberapa orang mungkin telah membaca ibadahmimpi.com. Seperti yang kamu ketahui, melakukan perjalanan itu membutuhkan banyak waktu, uang dan usaha untuk menghasilkan sebuah karya. Kami melakukannya karena kami percaya bahwa sudut pandang kami sangat berguna bagi dunia – karena itu mungkin saja bakal menjadi sudut pandang kamu dalam memandang dunia juga.

Jika kamu suka dengan ibadahmimpi.com, mari luangkan waktu buat mendukung blog ini untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif kepada dunia. Bantuan kecil yang kamu berikan misalnya dengan subscribe blog ini atau memberikan bantuan dana berapapun yang kamu mau akan sangat berarti banget buat kami – dan itu gak butuh waktu yang banyak. Salam semoga kita bersua dan berbagi cerita!

Support ibadahmimpi.com

4 Comments

  1. Vicky Cahyagi Vicky Cahyagi May 21, 2019

    Nice article. Seorang negarawan sejati dilahirkan di rumah kayu yg sederhana namun. memiliki nilai seni tinggi

  2. Dyah Dyah May 28, 2019

    Wah, pengin ke sini nih. Kapan, ya …

Leave a Reply