fbpx Press "Enter" to skip to content

[REVIEW] HOTEL LOVETEL PADANG: NUANSA LAMA NAN MEMPESONA

Weekend kemarin kami melarikan diri ke Padang untuk sekedar mencari inspirasi dan motivasi membuat revisi skripsi yang belum juga kelar sampai saat ini. Menikmati sunset di pantai sambil menyeruput kopi bersama pacar teman-teman pasti bakalan seru banget keknya nih. Kebetulan juga kami berangkat ke Padang bertepatan dengan malamnya sejuta kawula muda, malam minggu!

4 jam perjalanan tak begitu terasa karena jalanan yang cukup lancar walaupun di beberapa titik terjadi macet pembagian sembako yang sangat parah. Lebih parah daripada antrinya beli tiket Avenger: End Game! Eh btw gegara keseringan buka instagram kami jadi kecipratan spoilernya yang aduhaisemopay. Kan kampret!

Scarlet Johansen cantik banget yak! Ehm!

***

Perjalanan kali ini, kami ditemani oleh seorang teman baik. @mrakegala yang jauh-jauh berangkat dari Kota Solok selama 2 jam perjalanan dengan mengendarai kuda putih pakai sorban dan keris di pinggangnya untuk menemani kami para jomblo kesepian di malam akbarnya orang pacaran. Para jomblo akhirnya bersatu!

Untuk urusan tidur kami gak perlu mikir cincay lagi cuy. RedDoorz dengan bangga dan baik hati mempersilahkan kami untuk menginap semalam di Padang. Sebagai jaringan hotel yang baru menginjakkan kaki di tanah Minang, RedDoorz hadir untuk memberikan pengalaman menginap yang berkualitas bagi para pelanggannya.

RedDoorz near Jalan Sudirman Padang menjadi pilihan kami untuk menginap. Biar afdhol dan gak susah nyebutinnya, kami sebut aja dengan nama asli hotel yang kami tempati, Hotel Lovetel Padang.

First Impression

Hotel Lovetel berada di Jl. Terandam 4 No. 4D Sawahan, Kota Padang, Indonesia. Lokasinya cukup strategis karena berada dekat dengan jalan raya dan dekat juga dengan pantai yang menjadi salah satu tempat wisata di Kota Padang.

Walaupun untuk menemukan hotel ini kita mesti harus fokus ngeliatin marka jalan karena lokasinya yang sedikit masuk ke dalam kompleks perumahan tapi takkan sulit untuk ditemukan.

Desain dari hotel sendiri mengingatkan saya dengan desain bangunan hotel-hotel lama yang bertebaran di tanah minang. Perpaduan desain bergaya old dengan polesan kayu membuat tampilannya cantik untuk hotel dengan rating bintang 2,5 ini.

Untuk parkiran kendaraannya cukup luas yang berada di sepanjang pintu masuk hotel. Beruntungnya kami cuma mengendarai sepeda motor yang bisa diparkirkan di samping pintu masuk saja. Untuk parkiran mobil mungkin akan ribet sedikit karena luasnya cukup sempit untuk parkiran mobil.


The Lobby

Memasuki lobby hotel, kami disambut ramah oleh jodoh seorang staff perempuan yang cantik dan mempesona. Ehm! Kami jadi salah fokus cuy! Apakah ini jodoh yang selama ini saya cari?

Lobbynya cukup cozy dengan desain hotel-hotel bergaya lama yang pernah berjaya di masanya. Ruang tamu dengan sofa empuk berwarna merah menambah kesan nyaman selama di lobby. Terdapat juga alat musik yang bisa dimainkan oleh pengunjung.

Hotel dengan gedung 3 lantai ini tak dilengkapi dengan lift untuk migrasi dari satu lantai ke lantai yang lainnya. Setelah selesai check-in, kami menggunakan tangga untuk mencapai kamar yang berada di lantai dua.


Bedroom

Untuk pilihan kamar, kami memilih yang standar aja karena memang kami cuma semalam aja di Padang. Pilihan kamarnya ada beranekaragam mulai dari yang standar sampai luxury dengan 2 pilihan tempat tidur di setiap kamarya berupa Standar Double dan Standar Twin yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

Karena masih bergaya lama, hotel ini belum memakai sistem card gesek-gesek buat membuka pintu kamar, melainkan pakai kunci. Suasana kamarnya cukup adem dan bersih. Fasilitas yang diberikan RedDoorz seperti linen bersih, air mineral 2 botol, 2 buah handuk bersih, perlengkapan mandi, tv dan free wifi. Namun sayang kami gak menemukan sandal hotel yang biasanya tersedia di berbagai hotel yang selama ini kami singgahi. Entah kelupaan atau memang gak disediakan kami gak tau pasti.


Bathroom

Seperti yang dijanjikan oleh RedDoorz, toiletnya terlihat bersih dengan shower air dingin dan panas yang lancar serta tempat berak duduknya juga bersih. Karena kami mesannya kamar standar yang terbilang cukup sempit buat 2 orang, maka bathroomnya juga kecil namun nyaman digunakan.


Dinning Room

Tampilan Dinning roomnya terbilang standar dan bersih yang berada di luar gedung. Untuk makanannya kami gak bisa review karena kebetulan waktu itu kami gak makan malam maupun sarapan di hotel. Informasi yang saya dapat dari staff hotelnya, disini pengunjung bakalan diberikan sarapan pagi gratis!


Review

Secara keseluruhan saya kasih 7/10 poin untuk Hotel Lovetel. Sebuah hotel yang layak masuk daftar menginapmu ketika berada di kota Padang. Fasilitas yang ditawarkan terbilang sudah cukup bagus dan nyaman untuk menginap beberapa malam sambil menjelajahi Kota Padang. Tentu saya akan kembali lagi ke Hotel Lovetel.


Harga Per Malamnya Berapa?

Sampailah pada bagian yang ditunggu-tunggu. Untuk harga per malamnya berada di kisaran 200ribuan tergantung jenis kamar yang bakalan dipilih nantinya. Harga yang cukup bersahabat apalagi di kota Padang yang biaya sewa permalamnya terbilang cukup besar. Hotel Lovetel ini sangat cocok bagi kamu para backpacker dan traveler yang pengen sedikit berhemat uang dengan fasilitas yang bagus.

Eits! Tapi sekarang kamu gak perlu khawatir lagi masalah harga. Cukup booking hotel lewat RedDoorz atau di aplikasi RedDoorz dan kamu bakalan mendapat bonus gila-gilaan cuy!

Tunggu apa lagi? Mari download aplikasinya disini!

Buat para traveler dan backpacker yang sedang ngabisin waktu ngubrak-abrik Sumatera Barat terkhususnya Kota Padang, kamu bisa memasukkan hotel ini ke dalam list buat menginap.


Have a nice day!

Stay tuned for more of our adventures in Padang.

Happy travel and leave no trash!


Support us with share this post to your social media. And Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi, instagram @baratdaya_ / @ibadahmimpi / @redhaandikaahdi & like us on Facebook.


Since you’re here…..we have a small favour to ask. More people are reading ibadahmimpi.com than ever but advertising revenues across the blog are falling fast. And unlike many news organisations – we want to keep our blogsm as open as we can. So you can see why we need to ask for your help. Ibadah Mimpi’s independent, travel blogsm takes a lot of time, money and hard work to produce. But we do it because we believe our perspective matters – because it might well be your perspective, too. If everyone who reads our blog posting, who likes it, helps to support it, our future would be much more secure. For as little as $5, you can support Ibadah Mimpi – and it only takes a minute.

Thank you.

Support ibadahmimpi.com

Be First to Comment

    Leave a Reply