Press "Enter" to skip to content

MELUPAKAN GELAP

Aku salut padamu,

terang sekali sinarmu sampai-sampai aku melupakan gelap.

Aku juga tak habis-habisnya mengagumi, sampai-sampai habis sudah sajak-sajakku untukmu.

Aku benar-benar salut padamu, cerah sekali cahaya yang kau iming-imingkan,

sampai-sampai besar sekali aku menaruh harap padamu.

Tapi ada satu yang paling membuatku tak habis pikir.

Kau pandai sekali memalsukan semua ekspektasiku,

pandai sekali.

Sampai-sampai aku tak tahu kalau kau hanya sekedar harap yang tak pernah sampai kudekap.


Ditulis oleh Dendy Selmaeza atau lebih dikenal di dunia instagram dengan nama @baratdaya_. Penulis bisa ditemui di instagram @baratdaya_twitter @baratdaya_, dan blognya di www.dibaratdaya.com.

Satu lagi, Dendy juga adalah adik kandung dari President of www.ibadahmimpi.com.


Support us with share this post to your social media.

And Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi, instagram @ibadahmimpi / @redhaandikaahdi & like us on Facebook.

4 Comments

  1. mbah dinan mbah dinan February 10, 2019

    kadang terang itu terlalu banyak menuuntut keinginan
    hingga kita lupa keinginan selanjutnya
    lalu lupa juga untuk memerdekakan hasrat
    yang lama tidak pernah kita pedulikan
    hingga datanglah gelap dibalik terang
    jika itu bisa kau lihat…
    ternyata… kita sudah didustai hasrat

  2. Nurul Sufitri Nurul Sufitri February 11, 2019

    Haloooo…. oooh ternayta namanya Mas redha? Hihihi Mimpi itu entah ada artinya atau ga. Yang jelas aku udah lama ga bermimpi. Biasanya kepikiran akan sesuatu hal yg serius, jadi mimpi deh. sal jangan yg serem aja, yg indah2 udah happy hahaha 😀

Leave a Reply