Press "Enter" to skip to content

PERJALANAN MENJELAJAHI “SECUIL” KOTA KECIL DI NEGERI TIONGKOK

Siapa yang gak pengen liburan? Apalagi ke luar negeri?. Sungguh “liburan” pada awalnya merupakan sesuatu yang sangat mahal bagi saya selaku mahasiswa yang berada di ujung tanduk alias sudah semester lewat!. Rutinitas yang selalu sama setiap hari membuat pikiran saya menjadi sumpek, ditambah lagi skripsi yang gak kelar-kelar sampai detik ini membuat otak saya semakin ruwet dengan kehidupan. Sepertinya saya butuh yang namanya liburan. Tapi bagaimana caranya liburan? Pertanyaan itu menyeruak dalam kepala saya sebagai mahasiswa yang setiap akhir bulan selalu ngemis minta mie instan sama adik-adik junior.

Setelah sekian lama mencari cara buat jalan-jalan, mulai dari banting tulang sampai banting bapak orang (eh!). Takdir memberikan saya jalan yang sebenarnya tak pernah saya duga sama sekali. saya ketimpuk rejeki liburan ke luar negeri Gratis! Sungguh sesuatu yang tidak dapat saya duga.


10 September

Akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba!. Saya sering membayangkan bagaimana ya orang-orang di tempat yang bakalan saya datangin? Apa mungkin saya bisa ketemu jodoh disana? (maklum, masih jomblo). Oh iya, negara yang bakalan saya ‘”travelingin” yaitu China atau Tiongkok (mana yang bener ya?). Gak lupa juga saya bakalan singgah ke Hong Kong sambil nyari spot foto yang instagramable, buat nambah followers saya yang sangat menyedihkan!.

photo by ibadahmimpi.com

Akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba!. Saya yang gak pernah jalan-jalan ke luar negeri rada sedikit norak. Saya masukin semua kebutuhkan yang menurut saya bakalan diperlukan dalam tas ransel sampai-sampai tas ransel saya kembung kayak orang kebanyakan minum. Dari beberapa informasi yang saya dapatkan setelah berselancar di internet, ternyata disana lagi musimnya dingin-dingin gitu, alias suhu udaranya bakalan anjlok!. Saya yang notabene gak biasa dengan cuaca dingin, akhirnya mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi musuh utama ketika traveling di daerah yang dingin, masuk angin!. Nah! Karena saya adalah orang pintar, jadi saya tahu bagaimana cara Mengatasi Masuk Angin. Caranya cukup simpel, siapkan Tolak Angin sebelum bepergian. Karena dengan membawa Tolak Angin kita sudah meniatkan diri untuk tidak masuk angin. (Hahaha!)

photo by ibadahmimpi.com

Saya berangkat dari rumah yang terletak di Kota Payakumbuh menuju Kota Padang pada jam 04.00 WIB, subuh. Saking takutnya ketinggalan pesawat saya jadi gak bisa tidur. Sesampainya di bandara di Padang jam 8 pagi saya langsung check in untuk keberangkatan jam 9 menuju Jakarta. Ternyata, pesawatnya delay 1 jam. Tapi gak apa-apa bisa saya manfaatin buat makan pagi pake nasi bungkus yang sudah saya siapkan dari rumah. Tips pertama yang saya pelajari untuk jadi seorang traveler itu harus hemat!.

Tips: “Menjadi seorang traveler itu harus hemat!”

Setelah segala macam jenis urusan di bandara akhirnya saya terbang mengudara dari Padang menuju Jakarta dan sampai di Bandara Soekarno-Hatta pukul 11. 50 WIB. Akhirnya saya bisa menghirup udara panas Jakarta yang kata teman-teman saya belum “gaul”  kalau belum ke jakarta. Sampai di Jakarta saya bingung mau kemana. Akhirnya memutuskan menginap di Hotel 88 Jakarta karna di bayarin!. Yaudah saya mencoba salah satu transportasi online di Jakarta yang gak ada di tempat tinggal saya selama ini. Saya jadi gaptek!. Saya sampai di Hotel pukul 14.30 WIB, siang. Dengan segala macam prosedur akhirnya saya bisa melelapkan tubuh yang tidak bisa tidur dari kemarin.


11 September

Tanggal 11 September Jam 02.00 pagi, saya kembali harus berangkat menuju bandara Soekarno Hatta dari hotel untuk segera berangkat ke negeri seberang samudra. Dengan mata yang masih merem-merem saya melangkahkan kaki mengayunkan tangan menuju bandara. Sampai di Bandara, ternyata banyak yang harus diurus untuk bepergian ke luar negeri. Yaudah saya ikuti semua prosedur sampai-sampai saya nanya berkali-kali sama petugas yang mulai bosan melihat muka saya yang abstrak ini.

photo by ibadahmimpi.com

Jam 05.00 WIB saya berangkat naik pesawat yang menurut saya sangat besar  dan seumur-umur ini pertama kali saya akan meninggalkan Indonesia. Di dalam pesawat saya terpaksa menggunakan bahasa Inggris karna disana pramugari/ra-nya pakai bahasa Inggris walaupun ada juga yang asli orang Indonesia. Sebagai mahasiswa masa saya gak bisa bahasa Inggris? Jangan di sepelein mahasiswa tingkat akhir!. Hahaha

Dari bahasa Inggris yang saya tangkap setengah-setengah, waktu di Hong Kong lebih cepat 1 jam sehingga saya harus menyetel segala sesuatu yang berhubungan dengan penunjuk waktu. Perjalanan saya bakal memakan waktu 4,5 jam karna harus muter dulu sebab di Laut China Selatan lagi badai (kata pilotnya). Saya takut setengah mati sambil ngebaca surat-surat pendek dalam hati.

Jam 10 pagi waktu setempat saya mendarat mulus di bandara Hong Kong. Akhirnya anak kampung bisa menginjakkan kaki di Hong Kong!.

photo by ibadahmimpi.com

Dengan segala macam prosedur kedatangan saya langsung mengurus imigrasi. Dan ternyata imigrasinya lama banget, karna saya akan memasuki kawasan China Daratan, tepatnya di Kota Shenzhen, yang letaknya 1 jam naik bus dari Hong Kong. Dari informasi yang saya dengar dan saya pahami, ternyata kantor imigrasinya itu, 1 kantor 2 imigrasi (maksudnya apa ya?). Hong Kong sama China punya imigrasinya sendiri-sendiri dalam 1 kantor?. Saya makin pusing ini gimana ceritanya?. Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang panjang di dalam kantor imigrasi, saya kelar imigrasinya jam 6 sore waktu setempat, jam 6 sore waktu setempat!. berjam-jam imigrasi tak apalah bagi saya yang masih bengong-bengong nengok gedung tinggi-tinggi kayak di flm-flm.

photo by ibadahmimpi.com

Setelah imigrasi saya meluncur ke Hotel tempat menginap. Sampai di hotel jam 8 malam, saya gak langsung tidur. Karna kebetulan hotel tempat menginap saya dekat sama Lowu Mall, tempat barang-barang yang katanya seken dari yang seken alias KW 10.

Saya langsung menyerbu tempat itu. Dan memang benar, disini banyak barang-barang KW!. Ternyata eh ternyata, penjual disini pada bisa bahasa Indonesia!. Tips yang saya pelajari adalah, kalau mau berbelanja di Lowu Mall langsung potong harganya jadi 1/10. Kalau penjualnya nawar 100 Yuan, langsung tawar 10 Yuan!. Waduh permainan pasar macam apa ini!.

Tips: “Kalau mau berbelanja di Lowu Mall langsung potong harganya jadi 1/10. Kalau penjualnya nawar 100 Yuan, langsung tawar 10 Yuan!.”

Setelah berkeliling-keliling saya kembali ke hotel dengan keadaan yang mengenaskan. Mata memerah, tubuh layu, baju sudah robek-robek (maaf, kebawa arus!), saya langsung merebahkan diri di kamar hotel yang sangat nyaman sekali.


12 September

Saya terbangun jam 6 pagi. Habis itu saya bersiap-siap dengan setelan terbaik karna udara disini mencapai 10 Derjat Celcius, dan tak lupa kamera yang saya pantengin terus On dari saya masih di Jakarta sampai mendarat di Hong Kong. Karna saya gak mau melewatkan kenangan sekecil apapun. Saya langsung berpindah ke kota sebelah yang jaraknya 1 jam perjalanan menuju kota Guangzhou (kalau saya gak salah namanya itu). Dan yang bakalan saya kunjungin adalah Splendid of China.

photo by ibadahmimpi.com

Splendid of China ini kayak Taman Mininya Indonesia tapi versi China, tentu dengan style dan penampakan yang berbeda dan lebih menampakkan tradisionalnya menurut saya sampe mulut saya komat-kamit pas baru nyampe disini. Akhirnya saya muter-muter nyari spot foto yang kece badai!. Sorenya saya balik ke hotel untuk makan malam sambil nyantai-nyantai dan muter-muter lagi.

photo by ibadahmimpi.com

Oh iya, disini juga ada pertunjukan yang megah dari sore hingga malam yang keceh banget!


13 September

Seperti biasa saya bangun jam 6 pagi, kemudian mandi, bersiap-siap sarapan terus langsung menuju Window of The World di Shenzhen. Tempatnya bagus banget.

Sepanjang yang saya lihat selama melangkahkan kaki di negeri ini, gak ada satupun saya melihat sampah, apalagi sampah yang berserakan di jalanan. Waduh bersih sekali coy! Saya jadi malu buang sampah sembarangan.

Sesampainya di Window of The World, saya langsung berkeliaran kesana kemari kayak monyet baru lepas dari kandang ampe baterai kamera saya habis!. Akhirnya sore lagi, waktu terlalu cepat berlalu saya harus kembali ke habitat di hotel penginapan.

photo by ibadahmimpi.com

Tips: “Bagi Muslim/ah, sebelum makan makanan di China pastikan terlebuh dahulu bahan dasar dari makanan tersebut dengan bertanya kepada pelayannya.”


14 September

Saya bertolak dari China Daratan menuju Hong Kong. Saya akan ketemu patungnya Bruce Lee!. Saya berangkat jam 8 pagi menuju Hong Kong dan juga harus melewati imigrasi kembali selama 1 jam. Setelah melewat imigrasi, saya langsung ke hotel untuk narok barang-barang yang gak mungkin saya bawa-bawa ketika ngubrak-abrik Hong Kong.

photo by ibadahmimpi.com

Dari hotel saya langsung menjalankan misi menuju Garden of Star, tempat nyantai-nyantai yang asyik banget. Kalau di Hollywood loe bakalan ketemu jejak kaki artis, disini loe bakalan ketemu sama jejak tangannya artis. Dan gak lupa, ikonik Hong Kong, patung Bruce Lee ada disini!. Saya langsung mode On buat foto-foto yang entah bagus entah kagak.

photo by ibadahmimpi.com

Gak mau berlama-lama lagi, saya memanfaatkan waktu menuju Victoria Peak. Dari informasi yang saya searching di internet, tempatnya berada di puncak bukit, dan bakalan bisa melihat Hong Kong dari tempat yang tinggi. Waduh!, kapan lagi kan?. Sebelum sampai ke Victoria Peak, saya naik trem dengan kemiringan 45 Derjat!. Saya bisa berdiri ala Michael Jackson nih!.

photo by ibadahmimpi.com

Sesampainya di Peak, mulut saya komat kamit lagi!. Seseorang tolong sadarkan saya! Apa saya bermimpi bisa sampai di negeri ini?. Pemandangannya luar biasa, kalau ntar saya punya budget, saya harus balik lagi kesini. Titik. 

Ketahuan kalau saya gak terbiasa di cuaca dingin, yang ditakutkan pun terjadi. Saya masuk angin dicuaca yang bisa dibilang dibawah 10 derajat celcius. Gila! cuacanya segitu udah buat saya kedinginan. Boro-boro 10 derjat celcius, cuaca 15 derjat celcius aja belum pernah saya coba. Untuk mengatasi masalah ini, saya harus berpikir layaknya orang pintar. Nah! Tepat sekali! Saya mendapat insight untuk Mengatasi Masuk Angin yang saya alami. Sederhana namun manjur, saya keluarkanlah Tolak Angin! Dan badan saya langsung kembali bugar tegar. Saatnya untuk melanjutkan perjalanan. 

Ternyata di Peak ada Madame Tussaud!. Salah satu impian saya berfoto bersama artis bisa terwujud hari ini! Saya bersyukur sambil komat-kamit gak jelas. Kehabisan baterai kamera gak menghalangin saya untuk mengabadikan momen, sampai-sampai baterai HP saya jadi 10% gara-gara foto-foto anak alay!.

Tips: “Selalu siapkan powerbank ketika jalan-jalan.”

Sore pun tiba, dan ada 1 tempat lagi yang katanya wajib dikunjungi kalau ke Hong Kong, yaitu Ladies Market. Saya kira Ladies Market ini tempat hiburan malam, karna namanya kayak nyeleneh, ternyata disini tempat jual souvenir-souvenir tentang Hong Kong. Dengan tampang yang menyedihkan karna gak ada budget saya cuma keliling-keliling saja sambil ngeliatin barang dagangan yang pengen sekali saya beli.

photo by ibadahmimpi.com

Keadaan ini makin membuat saya bertekad untuk kembali lagi ke negeri ini dan membeli banyak souvenir nantinya. Akhirnya malam semakin larut dan saya dipaksa untuk kembali ke hotel untuk istirahat.


15 September 

Jam 9 pagi waktu setempat saya harus berpisah dengan Hong Kong. Saya diharuskan kembali menuju Indonesia jam 2 siang kalau tidak ingin ketinggalan pesawat gratis.

Yaudah dengan berat hati saya tinggalkan salah satu impian saya untuk kembali mengunjungi negeri ini kembali, semoga di tahun-tahun selanjutnya dapat kembali menjajaki Negeri Tiongkok yang lebih luas lagi.

photo by ibadahmimpi.com


Have a nice day!

Stay tuned for more of our adventures in Hong Kong.

Happy travel and leave no trash!


Support us with share this post to your social media.

And Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi, instagram @ibadahmimpi / @redhaandikaahdi & like us on Facebook.


Since you’re here…

..we have a small favour to ask. More people are reading ibadahmimpi.com than ever but advertising revenues across the blog are falling fast. And unlike many news organisations – we want to keep our blogsm as open as we can. So you can see why we need to ask for your help. Ibadah Mimpi’s independent, travel blogsm takes a lot of time, money and hard work to produce. But we do it because we believe our perspective matters – because it might well be your perspective, too.

If everyone who reads our blog posting, who likes it, helps to support it, our future would be much more secure. For as little as $5, you can support Ibadah Mimpi – and it only takes a minute. Thank you.

Support ibadahmimpi.com

11 Comments

  1. Hastira Hastira November 30, 2018

    detail perjalanan begitu terrinci, nice

    • ibadahmimpi ibadahmimpi December 2, 2018

      semoga dapat informasi ya mbak dari perjalanan itu. hehehe

  2. Ade anita Ade anita November 30, 2018

    wow… sudah sampai china tuh alhamdulillah banget. aku pingin banget ke china tapi belum kesampaian. btw makasih tips2nya ya. eh iya, kita nanya2.makanan gitu pake bahasa apa?

    • ibadahmimpi ibadahmimpi December 2, 2018

      iya mbak, sama-sama.
      Kalau ada niat nanti mudah-mudahan bisa kesampaian mbak, yang penting jangan berhenti bermimpi aja. Asik!
      Pakai bahasa Inggris bisa kok mbak, cuma biasanya saya tanya aja makanan yang gak mengandung pork (babi), itu aja.

    • ibadahmimpi ibadahmimpi December 2, 2018

      iya mbak, sama-sama.
      Kalau ada niat nanti mudah-mudahan bisa kesampaian mbak, yang penting jangan berhenti bermimpi aja. Asik!
      Pakai bahasa Inggris bisa kok mbak, cuma biasanya saya tanya aja makanan yang gak mengandung pork (babi), itu aja.

  3. amaterasu.id amaterasu.id February 4, 2019

    Mantap sekali bung pengalaman piknik ke china nya dan sepertinya seru buanget bung…. Artikelnya juga keren abis enak banget dibacanya…

    Salam kenal dari : Amaterasu Blog

    • ibadahmimpi ibadahmimpi February 4, 2019

      siap bung
      Salam kenal juga
      Jangan sungkan buat mampir balek ya

  4. Agung Agung March 31, 2019

    Kalau jalan2 ajak ane.. agungpanduan

  5. Kualitasjos Kualitasjos June 18, 2019

    Seru bacanya, pengen kesana juga pasti cewk china cakep” ya bang hehe

Leave a Reply