Press "Enter" to skip to content

Posts tagged as “ibadah mimpi”

SURGA TERSEMBUNYI DI DARATAN SUMBA TIMUR

Ngomongin indahnya alam Indonesia gak bakalan ada habisnya. Ada-ada aja tempat yang membuat kami terpukau dan makin cinta sama tanah air ini. Mulai dari tempat yang mudah dijangkau alias treknya mudah sampai yang bikin kaki pegel-pegel kesemutan karena berjalan berjam-jam. Indonesia menyimpan begitu banyak serpihan “surga tersembunyi” yang sayang untuk…

MENIKMATI ANGIN LAUT DI PANTAI APPARALANG

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki hamparan pantai yang beranekaragam. Mulai dari pantai yang memiliki pasir berwarna pink sampai pasir yang berwarna putih seputih kapas. Berbagai keunikan pantaipun bertebaran di seluruh kawasan Indonesia. Tak terkecuali di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia. Pantai Apparalang, begitu orang-orang menyebutnya. Sebuah…

TENTANG DOSA

Merekah sekali senyummu malam ini Siti. Apa yang kau bayangkan? Dunia menanti disana, Siti! Apa yang kau harapkan disini? Pria tadi telah berlalu. Meninggalkan bungkusan entah apa. Kau berantakan, Siti! Mana pakaianmu? Oh tidak! Kau tersenyum lagi Siti. Support us with share this post to your social media. And Don’t…

DIA ITU SIAPA?

Barusan, aku bertemu dia. Luluh lantak wajahnya kurasa. Membawa gelap nan sunyi, Oh kasihan, ku dekati dalam sepi. “Ada apa gerangan?”, tanyaku. Dia menjawab, “Pada akhirnya, dia pergi. Sekarang bahkan aku tak bisa menyentuh jejaknya”. Dekapku tertegun, mataku berbinar. Dia berlalu membawa tunduk, tanpa pamit. Dari kejauhan, ku saksikan langkahnya.…

NEW STYLE!

Setelah beberapa bulan belakangan ini saya menemani Sun Go Kong berkelana ke barat untuk mencari kitab suci dan mencari ilham pemikiran yang baru, akhirnya saya memutuskan untuk merombak blog ini menjadi lebih simpel lagi. Yah, sebenarnya theme yang saya pakai dulu sudah termasuk simple, tapi gak tau kenapa rasanya masih…

TEPAT SETELAH PERPISAHAN

“ Tepat setelah perpisahan kau menjadi satu-satunya yang kurindukan. Di tempat pertama kita bertegur sapa wajahmu menjadi sebuah nestapa. Menolak dimenangkan menjadi sebuah kehampaan.   Lihatlah! Setelah semua berlalu aku masih saja menyeduh pilu. Secangkir patah hati menjadi minuman setiap hari. Menunggu hujan reda namun kau tak kunjung tiba. “…