Press "Enter" to skip to content

Posts published in “SAJAK”

KITA PADA RUMAH

  Kita selama ini hanya ‘suka’ bertindak kepada apa yang tampak. Berjuang mencari apa yang hilang. Menangis sejadi-jadinya terhadap apa yang tidak pulang. Ingin mengulang apa yang sempat berakhir. Masih saja berusaha melengkapi apa yang ganjil. Ingin melampaui batas dan tidak pernah berucap puas. Kita lupa mensyukuri apa yang sudah…

CINTA DALAM SEMANGKOK MIE

  Pada kenyataannya kita hanyalah sedang menahan diri. Menampakkan apa saja yang pantas tanpa peduli apa yang ada di hati.   Berharap perasaan bisa tumbuh lagi sementara hati sudah lebih dahulu pergi. Memastikan berkali-kali apa masih bisa diperbaiki daripada nanti harus menyesali.   Tapi nyatanya ini bukanlah penyelesaian yang benar-benar…

TEPAT SETELAH PERPISAHAN

“ Tepat setelah perpisahan kau menjadi satu-satunya yang kurindukan. Di tempat pertama kita bertegur sapa wajahmu menjadi sebuah nestapa. Menolak dimenangkan menjadi sebuah kehampaan.   Lihatlah! Setelah semua berlalu aku masih saja menyeduh pilu. Secangkir patah hati menjadi minuman setiap hari. Menunggu hujan reda namun kau tak kunjung tiba. “

GE!

Kau bisa menyapaku sekali lagi, memegangi pundakku, dan aku akan menoleh ke belakang. Akan kusambut kau yang ingin datang lagi, tapi bukan sebagai kekasih. Mari duduk di terasku namun tidak memasuki pintu depan rumahku, karena aku tak pernah menunggumu. Mari saling berbicara, aku kini sangat terbuka. Mengkaji ulang perpisahan kita…

RINDU?

Aku tak pernah menyangka waktu telah mempersiapkan kejutan yang tak bisa kukira – kira. Pada setiap malam yang kulalui dalam dera. Pada setiap rindu yang berujung percuma. Waktu membawaku pada sebuah teduh yang tak dapat kuterka. Memang waktu telah mengerjaiku dalam masa yang begitu lama. Aku tahu, waktu memang selalu…

Mission News Theme by Compete Themes.