Press "Enter" to skip to content

Posts published in “SAJAK”

PERIHAL PUAN

Malam ini ada empat perihal yang akan aku utarakan duhai puan. Kuharap kau mau mendengarkan celotehan malamku ini dengan seksama. Sebelum itu seruputlah kopi hitam kesukaanmu itu, kuseduhkan hangat-hangat. Perihal pertama ialah perihal rasa, mungkin bagimu rasa ini tampak biasa. Mungkin bagimu aku tanpa rasa. Bahkan mungkin bisa engkau kata…

PERGILAH

Bagaimana jika setiap temu hanya berujung haru? Pada sebuah cerita yang bermuara luka, tawa tak lagi berharga. Kita tak lagi layak saling bicara, jika hanya untuk memperdebatkan siapa yang tak berdosa. Pergilah. Carilah sebuah kota yang sudi menampung semua tuntutmu, jangan disini. Aku hanyalah desa yang hanya sanggup menampung semua…

BAGAIMANA KAU, KITA DAN AKU KESUDAHANNYA

Kau adalah pilihan kata acap yang tak sempat terucap. Berpikir awalnya akan menetap mantap namun nyatanya hanya sekedar basa basi yang terlambat kutangkap. Kau adalah tuan yang inginkan hati puannya tinggal. Padahal dirinya sendiri sering pergi terlalu pagi lalu pulangnya sering salah tanggal, tidak jarang salah arah dan gagal.  …

DILAMUN OMBAK

  Puan, kopi kesukaanmu telah kuseduhkan. Nikmatilah! Sembari kau nikmati, bolehkan aku duhai puan menyelingi jamuan kopimu dengan sebuah obrolan? Jika engkau tak mengizinkan, maka tidak jadi masalah. Karna mungkin segala apa yang nanti terucap akan menambah rasa asam pahit di arabica-mu puan. Namun jika itu tak jadi masalah untukmu,…

KITA PADA RUMAH

  Kita selama ini hanya ‘suka’ bertindak kepada apa yang tampak. Berjuang mencari apa yang hilang. Menangis sejadi-jadinya terhadap apa yang tidak pulang. Ingin mengulang apa yang sempat berakhir. Masih saja berusaha melengkapi apa yang ganjil. Ingin melampaui batas dan tidak pernah berucap puas. Kita lupa mensyukuri apa yang sudah…

CINTA DALAM SEMANGKOK MIE

  Pada kenyataannya kita hanyalah sedang menahan diri. Menampakkan apa saja yang pantas tanpa peduli apa yang ada di hati.   Berharap perasaan bisa tumbuh lagi sementara hati sudah lebih dahulu pergi. Memastikan berkali-kali apa masih bisa diperbaiki daripada nanti harus menyesali.   Tapi nyatanya ini bukanlah penyelesaian yang benar-benar…

Mission News Theme by Compete Themes.