Press "Enter" to skip to content

TAMAN MONUMEN BUNG HATTA, SEBUAH PENGHORMATAN UNTUK BAPAK BANGSA INDONESIA

Pada hari Selasa 12 Juli 2016 silam, Pemkot Bukittinggi membuka Taman Monumen Bung Hatta sebagai salah satu lokasi wisata kepada publik. Bukan tanpa alasan taman ini kembali diremajakan, perjuangan panjang yang pernah dilalui bangsa Indonesia juga tak terlepas dari keberadaan kota Bukittinggi yang pernah menyandang gelar sebagai Ibu Kota Indonesia walaupun hanya berstatus sementara dan salah seorang tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah peradaban bangsa, Drs. Moh. Hatta atau yang lebih dikenal sebagai Bung Hatta yang pernah dilahirkan di kota perjuangan ini.

Seorang pria sejati yang telah mengabdikan hidupnya demi kemerdekaan bangsa dari penjajahan Belanda hingga memproklamirkan kemerdekaan negara dari belenggu kebodohan yang menyiksa. 17 Agustus 1945 di Jalan Pengangsaan Timur – Jakarta, di bulan puasa singa podium mengaungkan kemerdekaan bangsa ditemani teman setianya, Bung Hatta. Sebuah negara berdiri atas nama rakyat yang kemudian dikenal dunia dengan nama Indonesia!

Bung Hatta pun kemudian dipercaya sebagai wakil presiden pertama bangsa Indonesia.

(Dokumen Keluarga Pranoto Reksosamodra via wikipedia.org)
Kunjungan kerja Wakil Presiden Moh.Hatta ke Yogyakarta pada tahun 1950. Tampak terlihat pula Pranoto Reksosamodra paling kiri, sebagai Komandan Militer Kota Besar Yogyakarta (Dokumen Keluarga Pranoto Reksosamodra via wikipedia.org)

Taman Monumen Bung Hatta pun berdiri sebagai bentuk penghormatan terhadap bapak bangsa yang telah berjuang sekuat tenaga untuk Indonesia. Beberapa hari yang lalu kami menyempatkan diri untuk sekedar menepi di Kota Bukittinggi yang syarat akan makna sejarah ini. Taman Monumen Bung Hatta berdiri tak jauh dari landmark utama Kota yang lebih dulu dikenal dunia, Jam Gadang. Berjarak ± 10m dari Jam Gadang membuat taman ini menjadi salah satu spot yang nyaman untuk menikmati hari di Kota Bukittinggi.

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di taman ini, kami terkesima menyaksikan patung Bung Hatta memakai baju safari kebanggaannya lengkap dengan kaca mata sembari mengangkat tangan kanan untuk menyapa kami para anak bangsa yang ingin mengulik kembali sejarah perjuangan yang panjang dari si pemikir yang tenang. Selain dekat dengan Jam Gadang, ternyata Taman Monumen Bung Hatta juga berada di samping Istana Bung Hatta, sebuah istana wakil kepresidenan pertama negara Indonesia.

Tak hanya itu, menghadap ke seberang jalan kami disuguhkan pemandangan yang syarat akan makna dan perjuangan. Sebuah Tugu Pahlawan Tak Dikenal berdiri megah untuk menghormati perlawanan rakyat menghadapi para penjajah.

Disepanjang patung, berdiri 4 buah relief perjuangan hidup Bung Hatta dari lahir hingga sang bapak bangsa merayakan ulang tahunnya yang ke-70. Sebuah perjalanan hidup yang dibuat dengan kedaan sebenarnya agar para anak muda minang bisa kembali memaknai setiap perjalanan yang syarat akan makna untuk hidup mencapai kebebasan dan terlepas dari belenggu kebodohan.

Taman Monumen Bung Hatta adalah sebuah penghormatan terhadap pria gagah perkasa yang telah mengabdikan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa. Sebuah pembelajaran hidup yang harusnya tak boleh lekang dan tersimpan rapat dalam buku sejarah usang sekolahan, tetapi harus diteruskan dalam pemikiran setiap anak bangsa untuk kemajuan negara ke arah yang lebih baik.


Have a nice day!
Stay tuned for more of our adventures in Bukittinggi.
Happy travel and leave no trash!


Support us to share this post with your social media.

And Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi, instagram @ibadahmimpi / @redhaandikaahdi & like us on Facebook.


Since you’re here…

..we have a small favour to ask. More people are reading ibadahmimpi.com than ever but advertising revenues across the blog are falling fast. And unlike many news organisations – we want to keep our blogsm as open as we can. So you can see why we need to ask for your help. Ibadah Mimpi’s independent, travel blogsm takes a lot of time, money and hard work to produce. But we do it because we believe our perspective matters – because it might well be your perspective, too.

If everyone who reads our blog posting, who likes it, helps to support it, our future would be much more secure. For as little as $5, you can support Ibadah Mimpi – and it only takes a minute.

Thank you.

Support ibadahmimpi.com

2 Comments

  1. Ivan Ivan May 19, 2019

    Baca artikel nya jadi kepengen berkunjung. Hehejeheje

Leave a Reply