Press "Enter" to skip to content

GUNUNG MARAPI DAN SAMPAH YANG MENJADI-JADI

Jum’at kemarin kami bersama kawan-kawan kos; The Giant Slayer@mrakegala, Baby Boon@rickydjisaputra, Challenge Hunter@dimasembodo, dan The One and Only Elder God!@ibnu_alfarez menghabiskan waktu dengan ber-camping ria untuk mencari nirwana biar bisa segera diwisuda!

Tujuan kami adalah Gunung Marapi, sebuah gunung yang tergolong sebagai gunung paling aktif di pulau Sumatera ini memiliki ketinggian 2.891 mdpl. Tapi kali ini puncak bukan merupakan tujuan utama kami. Secara administratif Gunung Marapi masuk ke dalam kawasan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Photo by @rickydjisaputra
Photo by @rickydjisaputra

Sebenarnya, rencana untuk camping di Gunung Marapi kali ini gak ada persiapan sama sekali. Kebetulan aja kami teringat belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di gunung yang sudah dilihat selama 6 tahun lebih semenjak pertama kali kuliah di Kota Bukittinggi. Yaudah, daripada mikirin mantan yang gak jelas ada dimana dan sama siapa, kami mengajak teman-teman kos buat menikmati hari barang semalam di camping area pos 1 Marapi.

Rencana awal, kami bakalan berangkat sore hari biar bisa menikmati sunset di camping area, tapi apalah daya saya terdistrak nyari footage buat bikin video apply ikutan acaranya Connect Live 2019 di Amerika! Njir! Doain saya bisa terpilih dan menginjakkan kaki di Amerika cuy!

photo by ibadahmimpi.com

Kembali ke cerita. Perjalanan menuju Pos Gunung Marapi yang berjarak sekitar 15 menit dari kos tercinta kami mulai selepas magrib. Sesampai di pos masuk Marapi, mesti bayar biaya administrasi sebesar Rp. 10.000/orang dan juga kalau bawa kendaraan, uang parkirnya sebesar Rp. 10.000/kendaraan plus Rp. 2000/helm kalau pengen nitipin helm biar aman dan terlindungi kalau-kalau ntar hujan. Sebelum nanjak, kami juga diberikan plastik besar berwarna merah buat tempat sampah.

Jam 08.30 malam kami mulai nanjak menuju camping area dengan lama perjalanan lebih kurang 30 menitan. Sesampai di camping area, kami kemudian menggelar tenda dan segala macam perlengkapan yang dibutuhkan buat menghadapi dinginnya kenangan mantan angin malam yang lumayan menusuk sampai ke tulang. Malam hari berjalan lancar walaupun ada sedikit gangguan dari orang-orang “kampret” yang bikin kami kesel setengah mati! Ngabisin makanan sampai gak bersisa dan cuma nyisain remah-remah doang! Anjing tu orang! Kami aja belum makan, dia yang ngabisin. Jancok!

photo by ibadahmimpi.com

Gak tidur semalaman membuat kami mulai berhalusinasi kalau kami seakan lagi duduk diantara tumpukan sampah plastik. Seiring matahari yang mulai meninggi dari balik gunung dan suasana yang mulai terang, ternyata memang benar kami lagi duduk di tumpukan sampah! Njir!

Seketika itu juga harapan kami langsung sirna buat menikmati mentari pagi yang indah di tempat yang asri dan alami. Di camping area ternyata banyak banget sampah-sampah yang berserakan. Mulai dari sampah kertas, sampah plastik sampai sampah manusia pun ada! Orang gak guna yang buang sampah sembarangan!

photo by ibadahmimpi.com

Mana yang katanya para pendaki yang cinta alam ini broh? Watsay!

Karena kenyataan yang gak sesuai dengan harapan, akhirnya kami cuma bisa mengabadikan potret dari sampah yang berserakan dimana-mana. Selamat menikmati sampah yang dibawa oleh para “pendaki sampah” yang katanya pengen menikmati keindahan alam dengan meninggalkan sampah-sampah!


Have a nice day!

Stay tuned for more of our adventures in West Sumatera.

Happy travel and leave no trash!


30 Comments

  1. Free Down Free Down March 25, 2019

    Banyaknya sampah memang bisa mengganggu mood

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 26, 2019

      Bener banget mas broo.. dimana-mana selalu ada sampah

  2. brobro brobro March 25, 2019

    miris sekali liat sampah berserakan di tempat yang harus dijaga kelestariannya,

  3. Anggara Wikan Prasetya Anggara Wikan Prasetya March 26, 2019

    Owalah, Marapi.. Kirain Merapi yang di Jogja.. haha

    Emang kebiasaan setiap gunung seperti itu kalau banyak yang ndaki..

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 26, 2019

      Marapi yang di Sumbar mas bro. wahaha

      Iya, masalah klasik!

  4. Mama Indri Mama Indri March 28, 2019

    Iish jorok bener sih yaa padahal udah difasilitasi plastik buat nampung sampah masih jg dibuang sembarangan.

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 28, 2019

      iya mas broo.. pendaki pada bar-bar emang

      • Mama Indri Mama Indri March 29, 2019

        nggak jadi cinta alam dong caranya begini. Apa nunggu harus ada yang kesurupan dulu baru pada tertib soal sampah kali yee

        • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 30, 2019

          mungkin juga sih mbak bro…
          Kalau ada kesurupan baru mau jadi manusia. hahaha

          • Mama Indri Mama Indri March 30, 2019

            waduh jadi selama ini demit dari kota dong. keluhan sampah ini saya juga dapati dari kakak angkatan maupun temen yang suka mendaki dulu. meski setelah nikah pada sibuk sama kerjaan masing2 dah

          • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 30, 2019

            keknya masalah sampah di gunung ini masalah klasik ya mbak

          • Mama Indri Mama Indri March 31, 2019

            yup betul tetep bakalan ada

          • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 31, 2019

            sebenarnya kita perlu gebrakan baru buat menghadapi permasalahan yang mendarah daging ini mbak. wahaha

          • Mama Indri Mama Indri April 1, 2019

            kalau gebrakan sudah banyak sih dengan kegiatan bersih2 di daerah pendakian tapi ya penyakit lama muncul lagi ada aja yang ngotorin.

          • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | April 2, 2019

            berarti mentalnya yang mesti dirubah mbak. Perubahan secara psikologis, gak fisik lagi. hihi

          • Mama Indri Mama Indri April 2, 2019

            lebih ke kasih efek jera jd ketika di pos pendaftaran tiap orang harus isi buku dan dapat kartu khusus jd bisa mengontrol juga menerapkan denda yang tinggi bagi yg sembarangan buang sampah

          • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | April 4, 2019

            nah ide yang bagus juga mbak

  5. monstanima monstanima March 30, 2019

    anak jaman now, mendaki cuman buat selfi sambil meninggalkan sampah, susah mental kayak gitu…
    Keren banget alamnya gan…

  6. Al Annas Al Annas March 30, 2019

    Didik anak dari kecil untuk menjaga kebersihan lingkungan… dimulai dari anak kita, adik kita, ponakan kita dulu : kalau habis jajan di luar, bungkus jajanannya harus di buang di tempat sampah atau kalau gak sempet bawa pulang ntar buang di tempat sampah rumah kita. 🙂

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 30, 2019

      nahh mantap nih kalo kek gini. ajib!

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | March 30, 2019

      seruu banget motoin sampahnya mas bro

  7. Riko Maelano Riko Maelano March 30, 2019

    pemandangannya keren,,sayangnya banyak sampah doang!!!

  8. Reyman J Fury Reyman J Fury April 2, 2019

    Alam yang seharusnya dinikmati, semuanya tercemar oleh sampah 🙁

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | April 2, 2019

      iya mas bro… mental kerupuk memang yang buang sampah sembarangan

  9. Kang zain Kang zain April 4, 2019

    Keren blognya bang

Leave a Reply