Press "Enter" to skip to content

PERJALANAN PENUH MAKNA DI DESA WAE REBO NAN MEMPESONA

Indonesia itu indah!. Ada banyak hal yang mampu membuat saya tercengang-bengong-melongo pengen guling-guling-jungkir balik sambil harlem shake-kiki celeng setiap kali nyampe di tempat-tempat yang ahoy!. Setelah muter-muter dan menyesatkan diri di tanah Sumba mulai dari hanyut mengkhayal di Air Terjun Tanggedu, ketemu jodoh saudara jauh di Kampung Adat Ratenggaro, sampai tenggelam oleh kenangan mantan di Danau Weekuri, perjalanan kali ini membawa kami menuju ketinggian 1.200 mdpl, Desa Wae Rebo.

photo by ibadahmimpi.com
Perjalanan menuju tak terbatas dan melampauinya

Ya! Kamu gak salah baca ma bro!, 1.200 mdpl, desanya berada di atas bukit, yang lebih kerennya lagi tuh desa berada di pedalaman Flores. Eksotis banget dah!

Tempat yang bakalan cocok buat intim dengan pacar alam Indonesia. Dan kece-nya lagi, Wae Rebo termasuk salah satu dari 5 desa tertinggi yang ada di Indonesia. Diukurnya dari ketinggian 1.000 mdpl yo! Apakah desa kamu juga termasuk? Hoho! Tidak semudah itu Ferguso!

Desa Wae Rebo berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Perjalanan menuju Desa Wae Rebo kami mulai dari Desa Denge, desa terakhir yang dapat diakses oleh kendaraan yang lokasinya berada di kaki bukit. Karena Desa Wae Rebo berada di atas belantara perbukitan Flores, maka dibutuhkan waktu +/- 4 jam perjalanan mendaki gunung melewati lembah bareng ninja Hatori!

Perjalanan panjang selama berjam-jam gak bakalan terasa karena bakalan terhipnotis oleh indahnya alam Indonesia disepanjang perjalanan.

photo by ibadahmimpi.com
Desa Wae Rebo yang mempesona!

Mbaru Niang

Selayaknya desa-desa yang tersebar di pulau Flores, di Desa Wae Rebo juga terdapat sebuah rumah adat yang disebut Mbaru Niang. Rumah adat Mbaru Niang berbentuk kerucut dan memiliki lima lantai dengan tinggi sekitar 15 meter. Mbaru Niang ini ternyata hanya ada di Desa Wae Rebo ini lho cuy! Mantul gak tuh?

Ntar kalo istri kamu lagi ngidam pengen liat rumah adat Mbaru Niang, siap-siap kaki pegel nanjak tuh bukit sambil gendong si doi!

photo by ibadahmimpi.com

Di desa ini hanya terdapat 7 rumah utama (Mbaru Niang). Mbaru Niang terdiri dari lima lantai dengan atap daun lontar dan dilapisi oleh ijuk. Setiap Mbaru Niang dihuni oleh enam hingga delapan keluarga. Pengunjung yang datang akan dijamu di dalam salah satu Mbaru Niang yang disediakan khusus untuk menyambut wisatawan yang datang untuk menikmati betapa indahnya Indonesia ini!

btw, bukle dan pakle mancanegara juga banyak yang berkunjung kesini lho! Kamu kapan?

photo by ibadahmimpi.com

photo by ibadahmimpi.com


Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO

Dari informasi yang saya dapatkan, ternyata Desa Wae Rebo mendapat apresiasi dari dunia lho!. Pada tahun 2012, Desa Wae Rebo dinobatkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO karena rumah adat Mbaru Niang dianggap sangat langka dan hanya ada di Desa Wae Rebo yang terpencil ini.

Kampung Wae Rebo juga pernah mendapatkan penghargaan tertinggi kategori konservasi warisan budaya UNESCO Asia-Pasifik dan menjadi salah satu kandidat peraih Penghargaan Aga Khan untuk arsitektur pada tahun 2013. Wow gak tuh?

photo by ibadahmimpi.com
Warisan budaya dunia yang menggoda

Leluhur Orang Minang

Setelah saya bercengkrama dan bercerita dengan penduduk disana, akhirnya saya menemukan fakta yang mencengangkan!. Ternyata leluhur orang Wae Rebo itu berasal dari Tanah Minang!. Pantas saja pas saya nyampe dan liat wajah penduduknya itu kok rada mirip-mirip ya sama orang Minang.

Jadi ceritanya, pada dahulu kala nenek moyang masyarakat Wae Rebo bernama Empo Maro. Ia berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Dikisahkan bahwa ia dan keluarganya berlayar dari Sumatera ke Labuan Bajo. Empo Maro tidak langsung menemukan tempat tinggal yang kini menjadi tempat suku Wae Rebo tapi beberapa kali pindah dari Waraloka, Mangapa’ang, Todo, Papo, Liho, Mofo, Golo Pondo, Ndara, Golo Pando, Golo Damu, dan akhirnya menetap permanen di Wae Rebo di mana sekarang keturunannya tinggal.

Mendengar cerita itu, saya langsung terpesona dan mangap-mangap sendiri. Akhirnya saya menemukan saudara seleluhur di tanah yang sangat jauh dari Minangkabau, tanah Flores!. Gak kebayang, berlayar pake apa ya tuh orang dulunya bisa merantau sebegitu jauh?

Saya pengen usil nih, kira-kira kalau saya bacaruik (berkata kotor) pakai bahasa Minang, mereka ngerti gak ya? Hihi…

photo by ibadahmimpi.com

photo by ibadahmimpi.com


Penuh Makna

Perjalanan mencapai Desa Wae Rebo tak semudah yang diceritakan. Trekking yang kami lakukan selama +/- 4 jam memberikan sebuah perjalanan yang syarat akan makna tentang betapa indahnya alam Indonesia ini. Wae Rebo memberikan kami pengalaman yang sangat berharga. Perjalanan istimewa yang jauh dari polusi, kebisingan, apalagi jauh banget dari cewek yang doyan banget ngasih harapan palsu! Ahoy!

Kalau ada yang bilang negara lain itu lebih indah daripada Indonesia, saya jamin tuh orang gak pernah keluar dari rumahnya! Palingan nonton pilem terus langsung ngejudge kalau alam negara lain lebih indah dari Indonesia.

Kalau kata fourtwnty, kamu mesti keluar dulu dari zona nyaman!. Baru siap itu ngejudje alam Indonesia ini!

photo by ibadahmimpi.com photo by ibadahmimpi.com photo by ibadahmimpi.com

Selamat liburan bagi teman-teman yang berlibur dan teman-teman yang belum bisa liburan mari kita berjuang untuk liburan.

happy travel and leave no trash!


Support saya dengan share tulisan ini ke sosial media kamu ya.

Don’t forget to follow us on Twitter @ibadahmimpi & instagram @ibadahmimpi


Baca juga: Danau Weekuri: Surga Tersembunyi yang Mesti Dikunjungi


 

16 Comments

  1. abesagara.com abesagara.com January 20, 2019

    Dulu pengen banget ke wae rebo karena merupakan hidden paradise yang tak banyak orang tahu. Tapi sekarang udah gak gitu pengen, karena nggak hidden lagi dan udah semakin banyak yang bertandang ke sana, termasuk kamu, jadi sebel gua (baca: ngiri). hahaha

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 20, 2019

      hahahahaaa. asekkk, akhirnya saya bikin mas bro sebel juga. hihihi
      Kalau gitu saya bakalan banyak-banyak ke tempat hidden paradise, biar mas bro tambal sebel. wkwkwk

  2. Sukardi Sukardi January 20, 2019

    Semoga di lain waktu, syaa bisa bertandang di surga Pertiwi ini 🙂

  3. Faqih Faqih January 20, 2019

    Wah jadi kepengen liburan kesana,Indonesia memang surganya dunia,saya bangga jadi anak Indonesia
    Terimakasih infonya gan

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 20, 2019

      ayoo mas bro, siapkan tanggalmu buat liburan menjelajahi Indonesia ini…
      jangan mau kalah ama pakle dan bukle. hihi

  4. Nurul Sufitri Nurul Sufitri January 20, 2019

    Wah, baru ngeh ada rumah adat Mbaru Niang 🙂 Tingginya 15 m ya dan itu ada 5 lantai. Ga nyangka juga di tahun 2013 rumah ini dapat penghargaan dari Unesco. Wow… amazing! Langka karena cuma ada 7 rumah ya? Kepengen fotoan di sana deh.

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 20, 2019

      wahhh kurang mantul nih kalau belum kesini. hihihi
      Mari ditunggu cerita perjalannya kesana ya mbak..

  5. lunarv2 lunarv2 January 20, 2019

    Et dah keren badai waerebo.. Udah masuk bucket list nih tapi belum kesampean…

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 20, 2019

      iyaaa mas broo. keren badai penuh cinta!!!
      hahaha

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 27, 2019

      mari berdoa dan berusaha mas broo..
      pasti nyampe!!

  6. Alex affandi Alex affandi January 27, 2019

    Bisa dijakidkan liburan akhir pekan yang seru ini, tempatnya bagus banget..

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | January 27, 2019

      yoii mas bro.. indah banget tempatnya tuh

  7. andro andro February 6, 2019

    wah unik banget yah bentuk rumahnya
    hidup disana tanpa listrik ya? masih tradisional sekali …dan alami
    kunjungi juga website saya di
    http://www.kirimartikel.com yah !!!

    • ibadahmimpi ibadahmimpi Post author | February 6, 2019

      hahaha
      Mari langsung kesana untuk merasakan suasana yang etnik

Leave a Reply

Mission News Theme by Compete Themes.