Press "Enter" to skip to content

CERITA SECANGKIR KOPI

Perlahan namun dengan sangat pasti, kau mulai menyelinap diantara rongga hati yang kian sesak oleh luka dan kenangan, juga oleh kecewa dan terlupakan.

Aku suka caramu, yang tidak terburu-buru tapi membuatku terpaku, pelan tapi cukup membuatku rindu.

Kau datang dengan tawaran secangkir kopimu, lalu bertanya perihal seleraku.

“Kopi apa yang paling kamu suka?” Tanyamu.

Aku jawab saja, secangkir kopi dengan rasa yang baru, juga dengan cangkir yang berbeda dari biasanya.

Kau pasti paham apa maksudku, aku telah bosan menyeruput rasa pahit, apalagi dengan cangkir luka yang lama.

Aku tak ahli dalam hal menerka rasa, yang kupahami adalah sebuah bahagia yang mulai kurasa tatkala berpapasan dengan cerita secangkir kopimu.

Entah hanya sekedar bahagia atau memang sungguh cinta, yang jelas kau telah berhasil mengetuk, dan kuharap selanjutnya kau akan coba untuk masuk, semoga saja.

Sekali lagi, terima kasih telah datang dan membuatku belajar melupakan.

 

 

 


Ditulis oleh Dendy Selmaeza atau lebih dikenal di dunia instagram dengan nama @baratdaya_. Penulis bisa ditemui di instagram @baratdaya_twitter @baratdaya_, dan blognya di www.dibaratdaya.com.

Satu lagi, Dendy juga adalah adik kandung dari President of www.ibadahmimpi.com.


Support saya dengan share tulisan ini ke media sosial kamu ya.

Follow us on Twitter @ibadahmimpi & instagram @ibadahmimpi


Baca juga: Pergilah


 

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Mission News Theme by Compete Themes.